June 26th, 2008 by phazone
Aku tak tahu apa yang ada di pikiranmu.
Tapi aku benci kalau kau diam seperti sekarang.
Jika kau khawatir aku akan tergelincir pada sebuah rasa yang tanpa akhir, maka tenanglah.
Akupun tak bermaksud begitu rupa.
Bukan namamu yang tertulis dalam kolom tujuan tiket perjalanan ini.
Kau pemandu yang menuntun dan menemaniku dalam sepotong episodenya.
Bila kau lelah, beristirahatlah.
Biar kucoba lanjutkan perjalanan ini sendiri.
Berbekal kata hati dan arah matahari.
Kan ku kirim merpati bila ku tiba di sana nanti.
Posted in daripada jadi jerawat | No Comments »
June 2nd, 2008 by phazone
Sore itu, aku melihatmu.
Menangkap sesungging senyum yang kau persembahkan untukku.
Namun maaf bila ku harus berpaling.
Kurasa itu yang terbaik.
Demi aku,
demi kamu,
dan terlebih…dia.
Posted in daripada jadi jerawat | No Comments »
April 14th, 2008 by phazone
Aku ada payung.
Mengapa hujan harus menghalangiku?
Posted in just a thought | No Comments »
February 27th, 2008 by phazone
Kaget. Tersanjung. Gak percaya. Geli. Sebel. Lega. Aneh. Melebur jadi satu.
Berasa seleb. Seperti telanjang. Bagai disorot dari belakang. Jadi lucu.
Apa memang semenarik itu untuk diumbar ke khalayak??
Dan bukan cuma satu, tapi DUA kali.
Dasar pria-pria aneh.
Apa sih yang ada di pikiran kalian??
Posted in daripada jadi jerawat | No Comments »
January 28th, 2008 by phazone
Tiba-tiba wajahmu hadir
Menyeruak di antara kabut
Tawarkan genggam untuk menuntun
dan kembalikan senyum
Tolong jangan sekarang
Aku sedang rapuh
Tak kan mampu menopang tubuh bila ku harus terjatuh
Beri aku kesempatan
Biar sembuh dulu luka ini
Agar ringan kakiku melangkah lagi
Posted in daripada jadi jerawat | 1 Comment »
November 7th, 2007 by phazone
Lagi-lagi lagu.
Mungkin emang itu fungsinya yak?? Mengiringi setiap episode dalam kehidupan kita dengan melodi dan tentunya lirik yang mengena. Serasa selalu ada soundtrack yang tepat untuk setiap kisah.
Kali ini potongan dari lirik Soulmate-nya Kahitna. Somehow terasa…pas.
“…
meskipun tlah kau semaikan cinta
dibalik senyuman indah
kau jadikan seakan nyata
seolah kau belahan jiwa
meskipun tak mungkin lagi
tuk menjadi pasanganku
namun ku yakini cinta
kau kekasih hati
…”
Posted in daripada jadi jerawat | No Comments »
September 30th, 2007 by phazone
I thought the best part of this day, is because it’s the payday.
But I was wrong.
It’s.. finding u again, seing ur handsome face with that naughty grin.
Making me feel like whatever comes today, it’s worth it.
Posted in daripada jadi jerawat | No Comments »
September 26th, 2007 by phazone
Beberapa hari ini, ada sebuah lagu yang selalu dengan setia mengantarkanku ke alam mimpi. CUma satu lagu yang aku ulang dan ulang. Kalo bisa protes mungkin Once sudah mogok nyanyi gara-gara suaranya abis. Gini liriknya:
AKU MAU - ONCE
Kau boleh acuhkan diriku dan anggap ku tak ada
Tapi tak kan merubah perasaanku kepadamu
Ku yakin pasti suatu saat semua kan terjadi
Kau kan mencintaiku dan tak akan pernah melepasku
Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Slalu bersedia bahagiakanmu
Apapun terjadi
Ku janjikan aku ada
Kau boleh jauhi diriku namun ku percaya
Kau kan mencintaiku dan tak akan pernah melepasku
Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Slalu bersedia bahagiakanmu
Apapun terjadi
Kujanjikan aku ada
Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Aku yang rela terluka untukmu selalu
Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Slalu bersedia bahagiakanmu
Apapun terjadi
Ku janjikan aku ada
Gimana mo gak senyum-senyum coba dengernya?? Mau doooooonngggg….
Posted in soundtrack of my life | 2 Comments »
September 18th, 2007 by phazone
Kenapa kita sering beda ya fa?
Sent:
22:38:12
15-09-2007
you think??
Posted in Uncategorized | No Comments »
August 29th, 2007 by phazone
+ : Kamu mau apa buat kado ulang tahunmu?
- : Mmm…aku mau kamu ajah.
+ : Bukannya dari dulu aku emang uda jadi milik kamu?
- : Aku maunya kamu di sini. Sekarang.
+ : Trus aku mo ngapain kalo di sana? Jangan-jangan tar mala kamu cuekin, karena kamu asik dengan pacarmu.
- : Pacar yang mana? Kan kamu.
+ : Ga tau ya.. Kan biasanya kamu selalu banyak penggemar? Masa ga ada satupun yang cocok?
- : Aku maunya kamu.
+ : Emang si kalo uda ngomong masalah ati emang sulit. Tapi apa kamu gak bakal nyesel, kalo apa yang kamu inginkan ga kesampean?
- : Jangan kuatir. Aku cukup realistis kok.
Posted in Uncategorized | No Comments »